Marak Deepfake di Era AI, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyambut baik penyelenggaraan Konvensi Humas Indonesia 2026 di Kota Surakarta. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi dan kualitas komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Konvensi Humas Indonesia menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan, memperkuat kompetensi, serta membangun komunikasi yang berkualitas di tengah perkembangan teknologi,” kata Astrid.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi dan pendekatan komunikasi yang lebih efektif, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
Menurutnya, pertukaran gagasan antara praktisi, akademisi, pemerintah, dan generasi muda penting untuk memperkuat peran kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Antusiasme juga dirasakan peserta Konvensi Humas Indonesia 2026 asal Bogor, Nasywa Nazumi. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh wawasan baru mengenai dunia kehumasan.
“Saya senang bisa mengikuti Konvensi Humas Indonesia 2026 karena mendapatkan wawasan baru tentang dunia kehumasan, termasuk tantangan komunikasi di era digital,” ujar Nasywa.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan peserta sekaligus menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan praktisi humas dari berbagai daerah
Editor: Tata Rahmanta