Dari Pramuka Garuda Jadi Komandan Kodim : Kisah Inspiratif Letkol Yudhi Bakar Semangat 40 Siswa SMPN
BLORA, iNewsBlora.id— Sebanyak 40 siswa SMP Negeri 2 Blora dilantik menjadi Pramuka Penggalang Garuda. Prestasi ini diharapkan menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, membuka peluang beasiswa, dan membentuk karakter generasi muda. Sabtu (17/10/2026)
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Blora, Hj. Sri Setyorini, yang juga Wakil Bupati Blora dan akrab disapa Budhe Rini.
Kegiatan diawali dengan upacara pengibaran bendera oleh para calon Pramuka Penggalang Garuda. Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Blora, Heru Eko Wiyono, bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam sambutannya, Budhe Rini mengatakan, sertifikat Pramuka Garuda merupakan bukti prestasi dan kompetensi anggota Pramuka. Sertifikat tersebut juga berpotensi menjadi nilai tambah dalam seleksi pendidikan maupun program beasiswa sesuai ketentuan masing-masing lembaga.
“Ke depan, sertifikat Pramuka Garuda bisa digunakan untuk mendaftar melalui jalur prestasi, pendaftaran TNI/Polri dan perguruan tinggi, serta peluang beasiswa. Ini juga menjadi bukti kompetensi karakter,” ujarnya.
Ia berpesan agar para anggota yang dilantik terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti belajar setelah meraih predikat Pramuka Garuda.
Menurut Budhe Rini, pencapaian tersebut harus diikuti dengan sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ia juga mengingatkan para anggota untuk mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Dandim Blora Berbagi Pengalaman
Pelantikan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos. Ia merupakan alumni Pramuka Garuda SMP Negeri 2 Blora dan anggota Ikatan Penggalang Garuda (IGADA) angkatan VIII.
Yudhi mengaku teringat pengalamannya saat dilantik sebagai Pramuka Penggalang Garuda ketika masih bersekolah di SMP Negeri 2 Blora.
Kehadirannya bertujuan memberikan motivasi kepada para anggota yang baru dilantik agar terus mengembangkan diri melalui kegiatan kepramukaan.
Ia menegaskan, Pramuka bukan sekadar kegiatan sekolah, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Budhe Rini berharap pengalaman Dandim Yudhi dapat menginspirasi para anggota Pramuka Garuda untuk berani meraih cita-cita dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Heru Eko Wiyono beserta jajaran pengurus Kwarcab, Kepala SMP Negeri 2 Blora, serta para pembina dan pelatih Pramuka.
Dalam kegiatan itu, disampaikan pula bahwa pelantikan Pramuka Garuda pertama kali diselenggarakan pada 1990. Ikatan Penggalang Garuda (IGADA) kemudian dibentuk pada 29 Agustus 1993 dengan prinsip sapu lidi sebagai simbol persatuan, kesatuan, dan kekuatan melalui kerja sama.
Editor: Tata Rahmanta