Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 14 Hari Dicari, Jenazah Korban KM Virgo Asal Boyolali Akhirnya Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Pikap Seruduk Toko Sepeda Listrik di Boyolali

Senin, 05 Oktober 2026 | 17:44 WIB
  • author Tata Rahmanta
Mobil Pikap Seruduk Toko Sepeda Listrik di Boyolali
Mobil pikap Gran Max hitam menyeruduk toko sepeda listrik di Jalan Karanggede-Gemolong, Desa Beji, Kecamatan Andong, Senin (5/10/2026). (Foto: tangkapan layar).

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Detik-detik sebuah mobil pikap Gran Max menabrak dan masuk ke dalam toko sepeda listrik di Jalan Karanggede-Gemolong, Desa Beji, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (5/10/2026), terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, mobil pikap berwarna hitam itu terlihat melaju dari sisi kiri kamera dengan kecepatan cukup tinggi. Kendaraan kemudian tiba-tiba oleng dan langsung menyeruduk toko sepeda listrik yang berada di pinggir jalan.

Benturan keras membuat sejumlah sepeda listrik dan sepeda motor yang berada di depan toko berhamburan. Mobil baru berhenti setelah bagian depannya masuk ke dalam toko dengan kondisi ringsek.

Peristiwa tersebut sempat membuat panik orang-orang di sekitar lokasi. Sejumlah warga yang berada di area toko terlihat berlari keluar untuk menyelamatkan diri. Warga yang berada di seberang jalan juga bergegas mendatangi lokasi setelah mendengar suara benturan.

Di sekitar toko terdapat sejumlah kendaraan yang sedang terparkir. Beruntung, mobil blind van berwarna putih yang berada di dalam toko tidak ikut tertabrak.

Kapolsek Andong AKP Manto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

"Tadi dari Polsek sudah mendatangi TKP. Itu mobilnya nyeruduk toko sepeda listrik," ujar Manto, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kejadian itu, dua unit sepeda listrik mengalami kerusakan. Namun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Manto mengatakan, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mengantuk saat berkendara.

"Itu mobilnya nyeruduk (menabrak), mengantuk. Nanti setelah selesai, kita minta surat pernyataannya itu," katanya.

Persoalan kerusakan kemudian diselesaikan secara kekeluargaan. Pemilik mobil dan pemilik toko melakukan negosiasi untuk menyelesaikan kerugian akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, polisi masih menunggu informasi lebih lanjut terkait identitas pengemudi serta muatan yang dibawa mobil pikap tersebut.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari anggota yang turun ke lokasi," jelas Manto.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut