Mahasiswa UMBY Ciptakan Balsam dari Kelapa lewat Program PPK Ormawa 2026
BANTUL, iNewsboyolali.id - Mahasiswa Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berhasil menciptakan aneka produk turunan dari bahan-bahan lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Menjalankan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026, mereka mampu menginisiasi masyarakat Kulonprogo dalam menciptakan peluang usaha.
Pada tahun 2026 ini, UMBY berhasil mendapat dua program pendanaan PPK Ormawa dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek. Keduanya diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HIMATA).
Ketua Program PPK Ormawa UMBY Zenobius Meo Pasu mengatakan, program ini dijalankan di Kalurahan Depok, Panjatan, Kulonprogo. Tim HIMATA menemukan potensi kelapa yang sangat melimpah. Hal inilah yang mendasari mahasiswa membuat pengembangan produk dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat berbahan buah kelapa.
Produk yang dihasilkan cukup beragam, dari VCO (virgin Coconut oil), kerupuk, kecap, sabun, lilin hingga menciptakan balsam.
“Masyarakat tidak hanya diajarkan mengolah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ada juga pendampingan usaha agar bisa berkelanjutan,” katanya.
Sementara Tim Himata melaksanakan pendampingi di Kalurahan Sidoharjo, Samigaluh. Mereka mendirikan Kafe Lentera sebagai pusat pembelajaran berbasis entrepreneurship yang menerapkan literasi, edukasi digital dan kewirausahaan. Tiga program ini masih dijabarkan dalam pojok literasi numerasi yang menyasar siswa SD dan SMP agar pandai berhitung dan memiliki daya pikir kritis.
Sedangkan pojok Wirausaha Digital menyasar pemuda dan karang taruna dengan mengedukasi produk, packaging, pemasaran hingga promosi digital. Pojok Edukasi Wirausaha menyasar ibu-ibu untuk mengembangkan potensi yang ada di desa.
Editor : Tata Rahmanta