Pelari Spanyol Borong Gelar Juara Merapi Merbabu De Trail Boyolali 2026
BOYOLALI,iNewsBoyolali.id – Pelari asal Spanyol Paula Lopez Forez tampil dominan pada ajang Merapi Merbabu De Trail 2026 di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Minggu (2/8/2026). Paula sukses menyabet gelar juara pada kategori 5 kilometer putri dan 30 kilometer putri dalam perlombaan yang diikuti 1.050 peserta dari Indonesia dan 14 negara.
Merapi Merbabu De Trail merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga dengan jumlah peserta terbanyak sejak pertama kali digelar.
Para pelari ditantang menaklukkan jalur alam lereng Gunung Merapi dan Merbabu melalui tiga kategori lomba, yakni 5 kilometer, 15 kilometer, dan 30 kilometer. Selain menjadi ajang adu ketahanan fisik, kegiatan ini juga mengusung konsep sport tourism untuk mempromosikan destinasi wisata alam Boyolali.
Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Boyolali, Rima Kusuma, mengatakan peserta datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, Salatiga hingga Medan. Selain itu, peserta mancanegara dari 14 negara juga ikut meramaikan perlombaan.
"Merapi Merbabu De Trail tahun ini diikuti sekitar 1.050 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan 14 negara. Juara kategori 5 kilometer putri dan 30 kilometer putri diraih Paula Lopez Forez dari Spanyol. Tahun depan kami menargetkan peserta internasional meningkat menjadi 20 negara," ujar Rima.
Paula Lopez Forez mengaku terpukau dengan keindahan panorama Merapi dan Merbabu. Meski medannya berat, dia menyebut lintasan Merapi Merbabu De Trail sebagai salah satu yang paling menarik yang pernah diikutinya.
"Pemandangannya sangat indah, lintasannya menantang dan saya sangat menikmati perlombaan ini. Saya senang berada di Boyolali dan ingin kembali mengikuti Merapi Merbabu De Trail," katanya.
Selain prestasi pelari internasional, atlet asal Kota Magelang Aisyah Nur Rahmah juga mencatatkan hasil membanggakan dengan finis di peringkat ketiga kategori 15 kilometer putri. Aisyah mengaku berhasil memperbaiki catatan waktunya dibanding tahun sebelumnya meski lintasan kali ini lebih berat.
"Saya bersyukur bisa finis di urutan ketiga. Jalurnya lebih menantang, terutama tanjakan menuju puncak. Catatan waktu saya lebih baik dari tahun lalu, tetapi saya masih belum puas dan ingin kembali ikut tahun depan," ujarnya.
Selain perlombaan, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari layanan kesehatan, pijat, kuliner gratis, hingga hiburan musik di area finis. Sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Boyolali, Sekretaris Daerah, dan Kapolres Boyolali, turut ambil bagian dalam ajang lari lintas alam tersebut.
Editor : Tata Rahmanta