get app
inews
Aa Text
Read Next : Napak Tilas Perjuangan Bung Karno di Pengasingan, DPRD DIY: Batasan Fisik Tak Halangi Nasionalisme

Selesai Lebih Cepat, Gedung Baru DPRD DIY Siap Gantikan Kantor Malioboro

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:19 WIB
header img
Gubernur DIY Sri Sultan HB X didampingi OPD terkait meninjau pembangunan gedung DPRD DIY yang baru di Jalan Kenari Yogyakarta, Rabu (15/7/2026). (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Pembangunan Gedung Baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Yogyakarta telah mencapai 81,74 persen pada pekan ke-69. Adanya deviasi positif 1,377 persen dari target  dari target 80,36 persen diharapkan pekerjaan selesai tepat waktu. 

Untuk memastikan kelancaran proyek, jajaran Pimpinan DPRD DIY bersama Gubernur DIY didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Rabu (15/7/2026). Monitoring ini untuk memastikan proses konstruksi berjalan sesuai jadwal, transparan, akuntabel, dan memenuhi standar kualitas.

“Pak Gubernur mengapresiasi capaian ini,” kata Sekretaris DPRD DIY sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung, Yudi Ismono, Rabu (16/7/2026). 

Saat meninjau, Sultan memberikan masukan terkait penyempurnaan estetika bangunan tanpa mengubah konsep utama. Salah satunya pada bentuk plengkung agar dipasang  ornamen. Penambahan ornamen ini diharapkan dapat memperkuat karakter arsitektur gedung agar selaras dengan identitas budaya Yogyakarta.


“Tadi sudah kami diskusikan agar setiap plengkung dibuat dengan ornamen dari tembaga," ujar Yudi.  

Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga menekankan pada sisi efisiensi pengadaan barang, faktor keselamatan pengunjung juga menjadi prioritas. Material tangga dari batu marmer dinilai berpotensi licin dan membahayakan. Sultan menyarankan ada penambahan pegangan (handrail) agar lebih aman. 

"Itu batu marmer licin. Kalau wanita pakai sepatu hak, pakai kain, itu berbahaya. Tolong dipertimbangkan kiri dan kanan dikasih pegangan untuk naik dan turun," kata Sultan.

Pembangunan gedung ini dengan nilai kontrak proyek mengalami adendum dari Rp293 miliar menjadi Rp307 miliar. Penyesuaian ini karena dinamika di lapangan dan penambahan fasilitas yang berorientasi pada masyarakat, serta dipastikan tak terdampak eskalasi kenaikan harga.

Relokasi Gedung DPRD DIY dari Jalan Malioboro ke Jalan Kenari merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan kawasan Malioboro sebagai pusat wisata, budaya, dan sejarah. Gedung lama DPRD DIY nantinya akan dialihfungsikan guna mendukung pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG).

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut