get app
inews
Aa Text
Read Next : Jaga Marwah Akademik, Pakar Swiss Ingatkan Mahasiswa UMBY Jangan Pasrah pada AI

Anggota DPRD DIY Hifni M Nasikh Dorong Gen Z Melek AI 

Senin, 11 Mei 2026 | 09:34 WIB
header img
Anggota DPRD DIY Hifni M Nasikh (kiri) berdialog dengan generasi Z di sela Sosialisasi Perda Pemanfaatan TIk di Gedung Dharmais, Pengasih, Sabtu (9/6/2026). (foto: kuntadi)

KULONPROGO, iNewsboyolali.id - Anggota DPRD DIY, Hifni M Nasikh mendorong generasi muda untuk melek teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pemda DIY telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) DIY No 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai panduan dalam pemanfaatan TIK. 

"Di era serba digital ini, kita tidak boleh asing dengan Artificial Intelligence  atau kecerdasan buatan. Generasi muda harus kompeten dan memahami peluang serta daya dukung yang ditawarkan oleh teknologi ini," ujar Hifni pada sosialisasi Perda 3 tahun 2019 di Gedung Dharmais, Pengasih, Kulon Progo, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menyasar generasi muda dari kalangan Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU, hingga Gen Z.

Hifni menekankan pentingnya masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melek teknologi di era digital yang semakin canggih. Pemerintah Provinsi DIY berkomitmen penuh mendukung transformasi digital melalui penguatan infrastruktur dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 

Hifni menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami potensi sekaligus mengantisipasi efek negatif dari pemanfaatan TI. Meski secara regulasi pemerintahan penggunaan AI belum diatur secara mendalam, ia mencatat beberapa instansi sudah mulai mengadopsi aplikasi berbasis AI untuk mendukung kinerja.


"Kami akan terus berkolaborasi dan mengundang pakar secara bertahap agar amanat Perda ini bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah upaya bersama agar kita semua melek TI," tambah politisi PKB ini.

Praktisi AI, Fendi Wiracandra yang hadir sebagai narasumber, menyebut langkah DPRD DIY ini sebagai inisiasi yang sangat positif. Pada pertemuan pertama ini, fokus utama adalah menyamakan persepsi mengenai dasar-dasar AI bagi pemula maupun yang sudah mengenal teknologi tersebut.

"Kita kembali ke dasar dulu, melihat peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan dari AI serta risiko apa yang harus diwaspadai,” kata Fendi.

Kegiatan yang ditutup dengan sesi tanya jawab ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membina generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Gen Z di Kulon Progo. Hifni berharap, melalui literasi IT dan AI yang kuat, generasi muda siap menjadi pemimpin masa depan di tingkat kabupaten maupun DIY.

"Kita siapkan generasi muda yang tidak hanya paham IT, tapi juga kompeten mengoperasikan AI untuk kemajuan daerah," katanya.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut