Proyek Jembatan Garuda Dikebut, Sinergi TNI dan Warga Percepat Akses Antarwilayah di Boyolali
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Boyolali terus menunjukkan progres signifikan berkat kolaborasi erat antara TNI dan masyarakat. Proyek infrastruktur yang digarap di dua wilayah ini menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong dalam mempercepat pembangunan desa.
Di Desa Tempuran, Kecamatan Simo, pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cemara kini memasuki tahap pengecoran pondasi pangkal sisi kedua. Progres pekerjaan telah mencapai sekitar 10 persen, menjadi bagian krusial untuk memastikan kekuatan konstruksi jembatan yang akan menghubungkan Kecamatan Simo dan Kecamatan Sambi.
Sebanyak enam Babinsa Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Sertu Heri Murjiyanto turun langsung ke lapangan bersama warga. Kehadiran aparat TNI tak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi penggerak semangat kebersamaan agar pembangunan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Sementara itu, di Desa Cerme, Kecamatan Juwangi, pembangunan Jembatan Garuda juga terus dikebut dengan memasuki tahap penganyaman besi sebagai rangka utama sebelum pengecoran. Proses ini menjadi tahapan vital dalam menentukan kekuatan struktur jembatan.
Babinsa Koramil 19/Juwangi, Koptu Ahmad Muzaini, terlihat aktif mendampingi warga. Ia bahkan turut terlibat langsung dalam pengerjaan, mulai dari merangkai besi hingga memastikan setiap bagian terpasang dengan baik.
Antusiasme warga di kedua lokasi terlihat tinggi. Mereka secara bergiliran ikut membantu, mulai dari mengangkut material hingga pengerjaan teknis. Salah satu warga mengaku bangga bisa terlibat dalam pembangunan tersebut.
“Kami berharap jembatan ini segera selesai karena sangat penting untuk memperlancar aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.
Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan ini.
“Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari solidnya sinergi antara TNI dan warga,” tegasnya.
Jika rampung, Jembatan Garuda tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Simo, Sambi, hingga Juwangi.
Editor : Tata Rahmanta