Ratusan Perantau Asal Grobogan Pulang Kampung dengan Bus Mudik Gratis
GROBOGAN,iNewsBoyolali.id – Ratusan warga asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang merantau di wilayah Jakarta dan Bekasi akhirnya bisa pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Mereka pulang menggunakan program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah.
Sebanyak sepuluh armada bus yang mengangkut para pemudik tiba di halaman Pendopo Kabupaten Grobogan pada Senin malam. Kedatangan rombongan ini bahkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Sekitar 500 penumpang turun dari bus sambil memeriksa barang bawaan yang mereka simpan di dalam bagasi. Para pemudik tampak lega karena akhirnya bisa kembali ke kampung halaman tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan yang cukup besar.
Sesuai jadwal, rombongan bus seharusnya tiba di Grobogan pada Selasa dini hari. Namun karena kondisi lalu lintas yang relatif lancar sepanjang perjalanan, para pemudik bisa sampai lebih awal pada Senin malam.
Salah seorang pemudik dari Bekasi, Damar, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Menurutnya, program ini membuat dirinya dapat menghemat biaya perjalanan. Uang yang semestinya digunakan untuk membeli tiket pulang kampung, bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran bersama keluarga serta memesan tiket untuk kembali ke perantauan.
“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya mudik gratis dari pemerintah Grobogan ini. Saya bru pertama kali ikut mudik gratis dan ini sangat mengurangi beban biaya mudik bersama keluarga. Karena keterbatasan biaya kita hampir tidak bisa mudik. Dan akhirnya tertolong dengan mudik gratis ini,” ungkap Damar.
Hal serupa juga disampaikan Syafii, pemudik asal Grobogan yang telah lama bekerja di Jakarta. Ia mengaku sudah enam tahun terakhir rutin mengikuti program mudik gratis yang dikoordinasikan oleh kelompok perantau Grobogan di Jakarta. Menurutnya, selama perjalanan tidak ada kendala berarti dan rombongan bisa tiba lebih cepat karena arus lalu lintas cukup lancar.
“Saya bersama keluarga sudah lama merantau di Jakarta dan sudah enam kali ini ikut mudik gratis. Selama perjalanan tidak ada kendala dan justru kedatangan lebih cepat dariyang kita kira,” kata Syafii.
Sementara itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi menjelaskan bahwa pada tahun ini jumlah armada bus mudik gratis ditambah. Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya tersedia enam bus, kali ini jumlahnya meningkat menjadi sepuluh armada. Penambahan armada dilakukan karena jumlah perantau asal Grobogan yang ingin mengikuti program mudik gratis terus meningkat setiap tahunnya.
Editor : Tata Rahmanta