get app
inews
Aa Text
Read Next : Program MBG Berkah Bagi Pelaku Usaha Susu Murni di Boyolali, Permintaan Melejit 300 Persen

Kandang Ayam di Ngemplak Boyolali Ludes Terbakar, 10 Ribu DOC Mati Terpanggang

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:23 WIB
header img
Kobaran api melalap kandang ayam berisi ribuan DOC di Ngemplak, Boyolali Minggu (15/2/2026).Foto: Tangkapan layar

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Sebuah kandang ayam berisi puluhan ribu anak ayam di Dukuh Brajan, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Minggu (15/2/2026). Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 10 ribu anak ayam atau day old chick (DOC) mati terpanggang.

Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan kandang berukuran sekitar 10 x 40 meter. Rekaman video amatir warga memperlihatkan kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga sekitar.

Kondisi kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar dan tertutup terpal membuat api cepat merambat ke seluruh bagian bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba sekitar 10 menit setelah laporan diterima langsung berupaya memadamkan api. Namun, besarnya kobaran membuat seluruh isi kandang tak dapat diselamatkan.

Komandan Piket Regu 4 Damkar Boyolali, Agus Saptoto, mengatakan dugaan sementara kebakaran berasal dari tungku pemanas tradisional berbahan bakar arang.

“Ada kemungkinan dari tungku pemanas ataupun faktor korsleting. Karena pemanas masih menggunakan arang, besar kemungkinan sumber api dari tungku tersebut, ditambah faktor angin dan kondisi kandang yang tertutup rapat terpal,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, pemilik kandang, Aminudin, mengalami kerugian besar. Selain ribuan anak ayam, stok pakan serta peralatan seperti blower, alat pemanas, hingga mesin genset turut hangus terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut