Serikat Karyawan Perhutani KPH Gundih Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir
Grobogan,iNewsBoyolali.id – Puluhan anggota Serikat Karyawan Perhutani (SEKAR) KPH Gundih, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ribuan bibit tanaman jati kepada para pengguna jalan. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat peduli terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya pencegahan banjir.
Sebanyak 1.500 bibit tanaman jati dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas di jalur utama Grobogan–Solo. Satu per satu pengendara dihentikan untuk kemudian diberikan bibit jati agar ditanam di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.
Ketua DPD SEKAR Perhutani KPH Gundih, Gudel, mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan.
“Hari ini kami membagikan 1.500 bibit jati kepada pengendara dan warga sekitar untuk ditanam di lingkungannya masing-masing. Harapannya ke depan bisa membantu mencegah banjir dan kelestarian alam tetap terjaga,” ujar Gudel.
Selain pembagian bibit jati, SEKAR KPH Gundih juga menyalurkan bantuan sosial berupa puluhan paket sembako kepada warga kurang mampu yang tinggal di kawasan desa hutan sekitar lokasi kegiatan.
“Beberapa warga yang tidak mampu, terutama lansia, kami bantu untuk meringankan beban ekonomi mereka dengan memberikan paket sembako,” tambah Gudel.
Penyaluran bantuan sembako diawali oleh Ketua Serikat Karyawan Perhutani, kemudian dilanjutkan oleh Administratur KPH Gundih, Haris Setiana, bersama sejumlah staf lainnya.
Salah seorang penerima bantuan, Wulandari, warga Desa Gundih, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai kegiatan sosial Perhutani sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Alhamdulillah, sering dibantu Perhutani dengan pembagian sembako. Saya bekerja sebagai buruh cuci kadang penghasilannya tidak cukup untuk membiayai keluarga, sementara suami saat ini sedang sakit,” ungkap Wulandari.
Wulandari yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dan buruh serabutan dengan penghasilan pas-pasan tersebut mengatakan bantuan sembako itu dapat mencukupi kebutuhan keluarganya untuk beberapa hari ke depan. Selain dirinya, sejumlah warga kurang mampu lainnya juga merasakan manfaat dari kegiatan sosial tersebut.
Melalui kegiatan ini, Serikat Karyawan Perhutani KPH Gundih mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kelestarian hutan.
Sebelum pembagian sembako dan bibit jati, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan prosesi potong tumpeng, dan diakhiri dengan tausiah dari tokoh agama setempat yang digelar di Aula Kantor Perhutani KPH Gundih.
Editor : Tata Rahmanta