Jelang Mudik Lebaran 2025, Bandara Adi Soemarmo Gelar Simulasi Pengamanan

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Sebuah tas berisi barang mencurigakan milik salah satu penumpang yang akan check-in di Bandara Adi Soemarmo terdeteksi oleh petugas X-ray pada Senin (24/3/2025).
Sesuai prosedur keamanan, pemilik tas tersebut dipanggil dan dibawa ke ruang bagasi rekonsiliasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak maskapai, petugas Aviation Security (Avsec), dan Polisi Militer Angkatan Udara (POMAU). Saat diperiksa, penumpang itu tampak panik dan tiba-tiba melarikan diri melalui pintu kedatangan.
Keberadaan penumpang yang kabur langsung terdeteksi oleh unit K-9 yang tengah berjaga di area luar. Anjing Malinois yang terlatih dengan sigap mengejar dan berhasil menangkapnya. Petugas langsung mengamankan pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini menunjukkan efektivitas kerja sama antara petugas keamanan bandara dan unit K-9 dalam menjaga keamanan penerbangan.
Sementara itu, di area kedatangan, petugas Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) bersama anjing pelacak jenis Labrador, Vega, melakukan pemeriksaan rutin terhadap bagasi penumpang di break down area. Saat menjalankan tugasnya, Vega menunjukkan reaksi terhadap salah satu tas, yang kemudian diberi tanda kapur oleh petugas sebagai indikasi adanya barang mencurigakan.
Ketika tas tersebut melewati pemeriksaan akhir oleh petugas Avsec, pemiliknya segera dipanggil dan dibawa ke ruang identifikasi untuk pemeriksaan mendetail. Setelah diperiksa, ditemukan barang terlarang dalam bagasi tersebut. Sesuai prosedur, pemilik barang langsung diamankan oleh petugas Pomau untuk penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya sistem keamanan bandara yang ketat guna mencegah ancaman terhadap penerbangan dan penumpang.
Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian uji prosedur yang kami laksanakan bersama pihak bandara Adi Soemarmo.
“Tujuannya adalah memastikan kesiapan Aviation Security (Avsec) dalam berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk personel Lanud Adi Soemarmo agar dapat merespon dengan cepat dan efektif saat menghadapi potensi ancaman.” Jelasnya.
Sementara itu, General Manager Angkasa Pura satu Bandara Adi Soemarmo Erick Rofiq Nurdin, menjelaskan selama masa operasional posko mudik di Bandara Adi Soemarmo seluruh fasilitas bandara dalam kondisi laik operasi sesuai dengan prinsip safety, security, services and compliance guna memberikan pelayanan extra kepada seluruh pengguna jasa transportasi udara.
“itu untuk dihindari untuk tidak membawa barang-barang yang di perbolehkan masuk ke bandara. Demikian. Kami siap melaksanakan pengamanan khususnya di masa Posko Lebaran Tahun 2025 ini.” Jelasnya.
Pihak angkasa pura juga menghimbau para calon penumpang untuk mematuhi peraturan keselamatan penerbangan yang berlaku.
Simulasi pengamanan ini menjadi bukti bahwa koordinasi antara petugas bandara, Avsec, POMAU, dan unit K-9 sangat efektif dalam mengantisipasi potensi ancaman. Dengan sistem keamanan yang terstruktur dan kesiapsiagaan tinggi, bandara dapat tetap menjadi tempat yang aman bagi seluruh pengguna jasa penerbangan
Editor : Tata Rahmanta