get app
inews
Aa Text
Read Next : Pencari Bekicot Dicekik Polisi Karena Dituduh Mencuri Pompa Air, Viral di Medsos

Puting Beliung Porak Porandakan Desa Kramat, 1 Rumah Roboh

Senin, 03 Maret 2025 | 11:23 WIB
header img
Rumah Mbah Suparji Roboh Diterjang Angin Puting Beliung. Foto; iNews

GROBOGAN,iNewsBoyolali.id-Angin puting beliung menerjang sebuah Desa di Grobogan, hingga mengakibatkan sebuah rumah milik warga roboh dan satu rumah lagi terangkat hingga pindah posisi. Sementara itu ratusan rumah rusak ringan. Warga bergotong royong membersihkan dan mengganti genteng yang berhamburan.

Seperti inilah kondisi rumah mbah suparji warga Desa Kramat, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Jawa Tengah, beberapa menit setelah ambruk akibat terjangan puting beliung pada Minggu petang. Seluruh bangunan rata dengan tanah hingga menimpa dan merusak seluruh isi rumah. Beruntung saat kejadian mbah suparmin beserta istri sedang berada di rumah lain yang berdekatan dengan rumah yang roboh.   

Hujan deras yang mengguyur Desa Kramat, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Jawa Tengah, juga membuat sebuah pohon raksasa tumbang hingga menimpa atap rumah warga. Pada Senin pagi, pemilik rumah yang dibantu warga lainnya kemudian berusaha membersihkan batang pohon besar dengan menggunakan gergaji mesin.  Menurut Wiwik, salah satu warga Desa Kramat, saat itu terdengar suara gemuruh yang berasal dari arah utara. Belum sempat keluar, tiba-tiba rumahnya yang terbuat dari bahan kayu jati ini terangkat oleh angin puting beliung hingga posisi rumahnya sedikit bergeser.

“ Terdengar suara gemuruh kenceng sekali, beruntung kita selamat dan rumah tidak ikut terbang  karena rumah sempat terangkat oleh angin, lihat saja itu penyangga rumah pecah. Kejadiannya itu minggu sore waktu itu hujan deras tiba-tiba ada angin kencang, hujan berhenti setelah angin puting beliung lewat,”ujar Wiwik.  

Sebelum memperbaiki rumah masing-masing, warga terlebih dahulu bergotong royong membersihkan puing rumah mbah Suparji  yang sudah rata dengan tanah. Beberapa bangunan rumah lainnya sempat bergeser hingga setengah meter. Perangkat desa kramat kemudian  mendata dan melaporkan peristiwa bencana alam ini ke pemerintah daerah agar segera ditindak lanjuti.

“Sudah kita laporkan ke pemerintah kecamatan maupun kabupaten, ada satu rumah yang roboh dan ada juga yang bergeser karena terbawa angin. Kita sudah lakukan gotong royong sebelum warga memperbaki rumah masing-masing,”jelas Margito, Kadus Kramat.

Saat ini seluruh aliran listrik dipadamkan karena banyak kabel yang tertimpa pohon.  Setelah bergotong royong, warga kemudian memperbaiki rumah mereka masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut