Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi di Embung Cengklik Musuk, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam Saat Memancing
Advertisement . Scroll to see content

Begini Tanggapan Ahmad Luthfi Terkait Pelantikan Kepala Daerah Diundur

Minggu, 02 Februari 2025 | 09:52 WIB
  • author Tim iNews.id
Begini Tanggapan Ahmad Luthfi Terkait Pelantikan Kepala Daerah Diundur
Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi dalam acara Rembug Ngopeni Ngelakoni di Boyolali, Sabtu (1/2/2025).Foto: Ist/

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi tidak mempersoalkan Kementerian Dalam Negeri akan menunda waktu pelantikan kepala daerah terpilih mundur dari tanggal yang semestinya pada tanggal 6 Februari 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan mantan Kapolda Jawa Tengah tersebut sesuai acara "Rembug Ngopeno Ngelakoni" di Kali Pepe Land kawasan Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada Sabtu (1/2/2025) kemarin.

Ahmad Luthfi Gubernur Jawa Tengah terpilih mengatakan yang terpenting adalah gugatan sengketa pilkada dari pasangan calon gubernur dan wakil nya nomor satu, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi telah dicabut.

"kalau ditunda saya tidak masalah yang terpenting penatapan itu yang terpenting, kami prinsip dengan ada nya pencabutan kok 90 persen kayaknya sudah jadi. ya tidak masalah sudah ada yang mengatur yang penting kan jadi." katanya kepada wartwan, Sabtu (1/2/2025).

Sementara Ahmad Luthfi dalam acara "rembug ngopeno ngelakoni" yang dihadiri oleh para ketua partai dan para pendukungnya ini mengaku sudah menyiapkan program prioritas yang akan dijalankan setelah dilantik menjadi Gubernur Jawa Tengah periode 2024-2029.

Program pertama mengentaskan kemiskinan dan menjadikan di Jawa Tengah sebagai lumbung pangan untuk mendukung program nasional. Semua program prioritas tersebut akan langsung dia jalankan usai dilatik bersama wakilnya Taj Yasin.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut