Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi di Embung Cengklik Musuk, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam Saat Memancing
Advertisement . Scroll to see content

Menyambut Hari Nyepi, Umat Hindu Boyolali Gelar Upacara Mendak Tirta

Minggu, 03 Maret 2024 | 16:54 WIB
  • author Tata Rahmanta
Menyambut Hari Nyepi, Umat Hindu Boyolali Gelar Upacara Mendak Tirta
Umat Hindu, di Boyolali, menggelar upacara Mendak Tirta atau pengambilan air suci, di sumber mata air, Minggu (3/3/2024). Foto: Ist/

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Ratusan Umat Hindu, di Boyolali, menggelar upacara Mendak Tirta atau pengambilan air suci, di sumber mata air untuk menyambut perayaan Hari Raya Nyepi 1945 caka, Minggu (3/3/2024).

Upacara mendak tirta ini sebagai wujud pensucian diri umat dan penyucian alam semesta, selama pelaksanaan catur brata di hari nyepi.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (phdi) Banyudono, sekaligus ketua panitia mendak tirta Heru Kuncoro mengatakan, mendak tirta ini bertujuan untuk mengambil air suci yang diyakini oleh umat hindu sebagai sarana pembersihan lahir dan batin.

“jadi umat hindu harus mensucikan dulu baik itu di mata air atau sumber-sumber , atau di laut , dan khususnya di banyudono ini dilakukan di umbul siti inggil, nanti airnya itu digunakan untuk persembahyangan mecaru di pura masing-masing.” Kata Heru Kuncoro.

Sementara, salah satu umat hindu, Puput mengungkapakan, upacara mendak tirta kemudian diikuti dengan upacara mecaru, yaitu ritual menjelang nyepi yang bertujuan agar umat hindu dilindungi dari hal-hal negatif selama pelaksanaan catur brata penyepian.  

 

“dalam perayaan ini itu tujuannya untuk membersihkan diri unsur unsur panca maha bhuta seperti di ajaran kami yaitu seperti hal-hal buruk agar kita saat perayaan nyepi nanti bisa diberikan ketenangan kedamaian dan harapan untuk perayaan nyepi tahun ini bisa menjadikan umat hindu bisa melindungi dari hal negatif dan tradisi ini bisa selalu dilakukan.” Ungkap Puput

Air suci yang telah diambil kemudian dibawa ke pura untuk nantinya dijadikan satu dalam upacara tawur agung di candi prambanan.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut