Nenek Tewas Terjebak Api, Dua Rumah di Grobogan Ludes Dibakar Puntung Rokok

Rustaman Nusantara
Warga Bergotong Royong Membersihkan Puing Rumah Pasca Kebakaran. Foto: iNews

GROBOGAN, iNewsBoyolali.idKebakaran hebat menghanguskan dua rumah warga di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa petang. Tragisnya, seorang nenek berusia 70 tahun, Sujiwati, tewas setelah terjebak di dalam rumah saat kobaran api dengan cepat membesar.

Korban ditemukan warga dalam kondisi hangus terbakar. Api melalap dua rumah milik Paiman yang berdiri berdampingan. Sebagian bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Berdasarkan video amatir warga, kobaran api terlihat membakar seluruh bagian rumah. Menurut Paiman, saat kejadian istrinya baru saja selesai mandi dan hendak masuk ke kamar untuk berganti pakaian.

Namun, tanpa menyadari api sudah membesar, Sujiwati tetap menuju kamar. Kondisi fisiknya yang sudah lemah karena menderita diabetes membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri.

“Istri saya baru saja mandi dan mau ke kamar. Dia tidak melihat ada kobaran api jadi tetap berjalan ke kamar. Kondisi fisiknya sudah lemah, jadi tidak bisa lari,” ujar Paiman.

Paiman yang mengetahui rumahnya terbakar langsung berlari keluar sambil meminta pertolongan warga. Namun, kobaran api yang semakin besar membuatnya tidak mampu menyelamatkan sang istri.

Paiman menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh anak keduanya di atas tempat tidur. Setelah membuang puntung rokok tersebut, anaknya kemudian meninggalkan rumah hingga api membesar dan membakar bangunan.

“Saya melihat api sudah besar dan saya juga melihat api berasal dari puntung rokok yang dibuang anak saya di kamar,” katanya.

Menurut Paiman, anak keduanya mengalami gangguan kejiwaan sejak sekitar empat tahun terakhir dan beberapa kali mengamuk. Selama ini, anak tersebut rutin menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat dari puskesmas maupun rumah sakit.

“Anak saya memang rutin minum obat dari puskesmas dan rumah sakit. Kalau tidak, bisa kambuh dan meresahkan warga,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, warga menemukan jasad Sujiwati di dalam rumah. Jenazah kemudian dievakuasi dan dimakamkan pada Selasa malam di tempat pemakaman umum desa setempat.

Sementara itu, Tim Inafis Polres Grobogan yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran. Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang ke tempat tidur

Hingga Rabu pagi, warga masih bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang terbakar. Paiman sementara waktu tinggal di rumah anaknya.

Selain kehilangan tempat tinggal dan istri, Paiman kini juga harus memikirkan kondisi anaknya. Ia berharap pemerintah dapat membantu memberikan penanganan medis secara berkelanjutan karena keterbatasan biaya keluarga.

“Semoga anak saya bisa diobati dan disembuhkan. Tapi terkendala biaya. Mungkin pemerintah bisa membantu bagaimana supaya bisa sembuh selamanya,” pungkas Paiman.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network