Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Kulonprogo, Ibu dan Anak Tewas Jatuh dari Motor
Advertisement . Scroll to see content

Dari Air Mata Jadi Amal Jariah, Masjid Hj Anis Syarifah Diresmikan di Lokasi Kecelakaan 

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:06 WIB
  • author Kuntadi
Dari Air Mata Jadi Amal Jariah, Masjid Hj Anis Syarifah Diresmikan di Lokasi Kecelakaan 
Masjid Hj Anis Syarifah yang berlokasi di Palihan, Temon, Kulonprogo diresmikan, Jumat (16/10/2026). (foto: istimewa)

KULONPROGO, iNewsboyolali.id –  Pengusaha Muhammad Suryo meresmikan dan mewakafkan Masjid Hj Anis Syarifah di Desa Palihan, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Jumat (16/10/2026). Masjid ini dibangun dari air mata penuh dengan duka. 

Masjid megah ini berdiri persis di dekat lokasi kecelakaan lalu lintas pada 1 Maret 2026 lalu yang merenggut nyawa istri Suryo, almarhumah Hj Anis Syarifah. Keputusan membangun masjid diambil tepat pada hari ulang tahun sang istri, 17 April 2026, sebagai bentuk pendedahan cinta dan doa yang tak terputus.

"Jika dahulu tempat ini menjadi saksi sebuah kehilangan, mulai hari ini semoga tempat ini menjadi saksi lahirnya ribuan kebaikan. Jika dahulu air mata saya jatuh, semoga hari ini lebih banyak kepala yang bersujud," ucap Suryo.

"Kalau tidak bisa lagi membangun rumah yang nyaman untuk kita menua bersama di dunia, biarlah saya membangun rumah Allah atas namamu. Allah membangunkan rumah terbaik untukmu di surga," lanjutnya.

Momen peresmian yang diwarnai pelaksanaan sholat Jumat perdana ini juga diwarnai ketulusan dan rekonsiliasi. Turut hadir Aab Abdullah (37), salah satu korban yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Hadir di atas kursi roda didampingi istrinya, Surati Julia Wijayanti (35), keluarga korban mengungkapkan rasa haru atas hubungan hangat yang kini terjalin bak keluarga dengan Muhammad Suryo.

Wakil Bupati Ambar Purwoko mengapresiasi mendalam atas hadirnya rumah ibadah ini. Ambar mengajak masyarakat Palihan dan sekitarnya untuk tidak sekadar mengagumi bangunannya, tetapi aktif memakmurkan masjid melalui sholat berjemaah, pengajian, dan kegiatan kemasyarakatan.

Hal senada disampaikan Ustazah Mumpuni Handayayekti dalam tausiyahnya. Ia mengingatkan bahwa kemegahan fisik masjid harus dihidupkan dengan persaudaraan dan konsistensi ibadah. 

"Masjid yang berhasil bukanlah masjid yang sekadar selesai dibangun, melainkan masjid yang rohnya hidup melalui azan dan kebersamaan umatnya," tegasnya.

Terletak strategis di jalur nasional Purworejo–Yogyakarta, Masjid Hj Anis Syarifah tidak hanya menjadi tempat bersujud warga sekitar, namun juga disiapkan sebagai tempat bernaung para musafir. Masjid ini dilengkapi fasilitas ramah pelintas jalan, mulai dari akses Wi-Fi gratis, area pengisian daya ponsel, toilet bersih, hingga ruang beristirahat.
 

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut