Truk Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet ke Lahan Kering Dekat Permukiman
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Sebuah truk kontainer pengangkut paket terbakar di Jalan Tol Solo-Ngawi KM 499, wilayah Dukuh Lemahbang, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (4/10/2026) siang. Api tidak hanya melalap truk dan muatannya, tetapi juga merembet ke lahan kering di dekat permukiman warga.
Kebakaran sempat membuat warga panik. Sejumlah warga bahkan bergotong-royong membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Saksi mata, Joyo, mengatakan sebelum kebakaran terjadi terdengar dua kali suara ledakan ban. Setelah itu muncul percikan api dari bagian bawah truk yang kemudian membesar.
"Kurang lebih jarak 50 meter meletus ban yang pertama. Terus yang di depan sini berhenti. Selang lima menit meletus lagi, kemudian ada percikan api dari bagian ban. Api terus membesar," kata Joyo.
Warga yang melihat api semakin membesar langsung berusaha membantu pemadaman. Sebagian warga membawa jerigen dan selang untuk menyemprotkan air ke arah api.
"Ini sampai selang saya terbakar. Yang terbakar kurang lebih sekitar 25 meter," ujarnya.
Sementara itu, sopir truk, Eko, mengaku sempat memeriksa kondisi kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan dari arah Semarang menuju Surabaya. Pemeriksaan juga dilakukan sebelum kendaraan masuk Gerbang Tol Banyudono.
Namun, saat melintas di KM 499, roda belakang truk kembali terasa berat. Ketika hendak menepikan kendaraan, salah satu ban belakang tiba-tiba meletus dan disusul ledakan ban lainnya.
"Tadi kondisi ban sudah dingin, terus saya lanjut jalan pelan kecepatan 50. Sampai KM 499 terasa agak berat, seperti kampas rem mengancing. Saya mau menepi, waktu mau berhenti ban belakang kanan meletus," kata Eko.
"Setelah itu yang satunya lagi ikut meletus. Langsung keluar asap hitam dan api dari dalam ban, dari kampasnya. Sudah tidak teratasi," ujarnya.
Eko sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bagian belakang truk.
Petugas Damkar Boyolali kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga mendapat bantuan satu unit mobil damkar dari Kota Surakarta.
Api membakar hampir seluruh isi kontainer yang mayoritas berupa paket-paket pengiriman dalam kemasan kecil. Material pembungkus yang didominasi plastik dan karet membuat api cepat membesar.
Di dalam kontainer juga terdapat satu unit sepeda motor yang nyaris ikut terbakar.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar empat jam. Petugas sempat mengalami kendala karena keterbatasan pasokan air di lokasi.
Petugas Damkar Boyolali, Setia Budi Oktafian, mengatakan pasokan air menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena tingginya kebutuhan air masyarakat di wilayah tersebut.
"Tadi sempat terkendala air. Airnya susah dan banyak suplai yang tidak bisa datang karena banyaknya permintaan air dari masyarakat," jelasnya.
Selain membakar truk dan muatannya, kobaran api juga merembet ke lahan rumput kering di sisi jalan tol. Area lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 meter dan berada tidak jauh dari permukiman warga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan PJR Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama petugas jalan tol.
Editor: Tata Rahmanta