Terapkan Pemupukan Berimbang, Petani Kulonprogo mampu Tingkatkan Produksi Padi
KULONPROGO, iNewsboyolali.id - Petani di Kapanewon Nanggulan, Kulonprogo berhasil meningkatkan produksi padi hingga mencapai lebih daari 8 ton per hektare. Kuncinya mereka menerapkan pemupukan yang berimbang.
“Senang melihat hasilnya lebih banyak,” kata Nugroho, salah satu petani di wilayah Tanjungharjo, Senin (22/6/2026).
Regional CEO Regional 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F mengatakan, hasil panen tersebut menjadi bukti pemupukan berimbang menggunakan produk-produk Pupuk Indonesia. Strategi ini berdampak langsung pada produktivitas dan menandakan kualitas produk tersebut terjaga dengan baik.
Dalam program ini dibangun demplot pemupukan berimbang dengan komposisi 500 kg petroganik, 300 kg per ha phonska dan 200 kg per hektare urea. Dari lahan percontohan ini mampu menghasilkan produktivitas sebesar 8,288 ton per hektar.
“Hasil ini membuktikan penerapan pemupukan berimbang mampu memberikan hasil yang optimal sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk,” katanya.
Ke depan, Ihwan mengatakan bahwa Pupuk Indonesia akan terus mendorong kegiatan uji coba pemupukan berimbang dan pendampingan kepada petani. Langkah ini penting untuk memperluas pemahaman mengenai praktik pemupukan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.
“Ini menjadi salah satu upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” katanya.
Editor : Tata Rahmanta