get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Tempat Ibadah, Badan dan Lembaga Sosial Menerima bantuan hibah dari Pemkab Boyolali

Jaga Harmoni, Penyuluh Lintas Agama Kuloprogo Kunjungi Tempat Ibadah

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:24 WIB
header img
Penyuluh agama lintas iman mengunjungi tempat ibadah untuk menjaga harmoni. (foto: istimewa)

KULONPROGO, iNewsboyolali.id - Penyuluh lintas agama di lingkungan Kementerian Agama Kulonprogo mengunjungi sejumlah tempat ibadah untuk bertemu dengan para tokoh Agama Islam dan Katolik di Plengan, Banjaroyo, Kalibawang. Pertemuan ini untuk menguatkan harmoni di tengah masyarakat Plengan, yang sudah terjalin turun temurun.

Pertemuan ini dipusatkan Masjid Al-Mutaqin dihadiri penyuluh agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Katolik dari Kemenag Kulon Progo. Selain itu juga para tokoh agama di Plegan. 

Selama ini harmoni masyarakat sudah terjalin sangat bagus. Keberadaan Masjid Al-Mutaqin dan Kapel St Maria Ratu Rosario berdiri berdekatan. Hanya dipisahkan dua rumah warga. 

Warga setempat hidup berdampingan tanpa sekat, menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menjunjung tinggi nilai toleransi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu tokoh agama Katolik, Susana Kristiani mengungkapkan, ada satu tradisi unik yang masih lestari di Plengan. Yakni doa bersama secara Katolik dan Islam secara bersamaan ketika ada peristiwa sripah atau kematian dan juga merti dusun. 

“Tradisi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan empati lintas iman,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/2/2026). 

Tokoh Masyarakat, Seta Widodo mengatakan, budaya saling mengunjungi saat hari raya masih terus ada hingga sekarang. Meskipun tidak semeriah ketika ia masih kecil hingga remaja.  

“Ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan tetap terjaga, meski zaman terus berubah,” ungkap Seta.
  
Sementara itu, Panewu Anom Kalibawang, Haryanto menegaskan bahwa kerukunan umat beragama harus senantiasa dijaga. Hal ini demi mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. 

“Kunjungan lintas agama seperti ini merupakan salah satu bentuk toleransi. Para pemeluk agama saling mengenal dan memahami satu sama lain. Sehingga persaudaraan dapat terus tumbuh dan menguat,” tegasnya.

Kerukunan umat beragama merupakan harta yang sangat berharga. Kerukunan harus terus dipupuk dan dipelihara agar kehidupan bermasyarakat semakin tenteram dan damai. 

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut