get app
inews
Aa Text
Read Next : Antisipasi Macet Jalan Raya saat Nataru, Penumpang Diimbau Datang ke Stasiun Lebih Awal

Libur Nataru 2025/2026, Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM Berkualitas di Jateng-DIY

Selasa, 06 Januari 2026 | 20:18 WIB
header img
Pertamina mencatat kenaikan konsumsi BBM berkualitas di Jateng dan DIY selama momen libur Nataru 2025/2026. Foto: Ist.

SOLO, iNewsBoyolali.id - Pertamina mencatat kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berkualitas di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kenaikan konsumsi tercatat selama periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Peningkatan konsumsi BBM berkualitas untuk Dex Series meningkat hingga 35,6 persen dibandingkan konsumsi normal harian. Presentase ini lebih tinggi dari proyeksi kenaikan awal yang diprediksi hanya sebesar 20,6 persen dengan rerata konsumsi normal harian tercatat sebesar 240 kilo liter per hari. 

Sementara Pertamax Series naik 10,1 persen dari rerata harian 3,3 ribu kilo liter per hari. Secara total, konsumsi Gasoline mengalami kenaikan 4,2 persen menjadi sebesar 13.624 kilo liter dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025. Sedangkan untuk Gasoil terjadi penurunan 6,9 % menjadi 7.298 kilo liter.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menjelaskan, pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh. 

“Kenaikan konsumsi tertinggi Pertamax Series dan Dex Series terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, yang bertepatan dengan puncak arus pertama mencapai 25,6 persen untuk Pertamax Series dan 28,4 persen untuk Dex Series," kata Taufiq Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026). 

Lonjakan konsumsi  kembali terjadi pada 30 Desember 2025 dengan kenaikan mencapai 28,5 persen untuk Pertamax Series dan 8,7 persen untuk Dex Series. Selain itu, puncak arus balik tercatat pada 3 Januari 2026 dengan kenaikan konsumsi mencapai 28 persen untuk Pertamax Series dan 62,6 persen untuk Dex Series. 

Lebih lanjut Taufiq menyampaikan, meskipun di sejumlah wilayah lain rest area mengalami kepadatan bahkan penutupan sementara, kondisi SPBU di Jawa Bagian Tengah relatif terkendali.

“Kami menyiagakan 18 unit Modular Kiosk atau dispenser portable yang ditempatkan baik di SPBU maupun rest area yang belum memiliki SPBU. Upaya ini efektif dalam memecah antrean, ditambah dengan optimalisasi transaksi non-tunai yang turut memperlancar pelayanan,” jelasnya.

Memasuki periode arus balik, Pertamina Patra Niaga tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas di masing-masing Polda, sejumlah titik rawan telah kami petakan dan antisipasi. Untuk menjamin kelancaran pasokan, stok BBM dan LPG juga telah kami tingkatkan,” tambah Taufiq.

Taufiq mengimbau masyarakat untuk melakukan pengisian BBM hingga penuh sejak titik awal perjalanan serta memanfaatkan metode pembayaran cashless guna mempercepat layanan.

“Dengan saling tertib dan bekerja sama, diharapkan seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan aman dan tepat waktu,” pungkasnya.

Pertamina mengingatkan masyarakat bahwa layanan Call Center Pertamina 135 siap dihubungi untuk informasi maupun pengaduan selama perjalanan.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut