Kalahkan PSS Sleman, Kendal Tornado FC Raih Poin Penuh di Solo
SOLO, iNewsBoyolali.id - Kendal Tornado FC berhasil mengandaskan perlawanan PSS Sleman di Stadion Sriwedari Solo, Senin (5/1/2026) malam. Pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, Kendal Tornado FC mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1.
Gol pertama Kendal Tornado FC terjadi setelah Patrick Cruz dijatuhkan Kanu Hilmiawan di kotak penalti. Cruz yang maju sebagai eksekutor pinalti menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 1-0 untuk Kendal Tornado FC.
Jelang babak pertama akan berakhir, pemain PSS Sleman, Ferrel Arda Santoso mendapat kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman berhasil membuat kedudukan imbang 1-1 setelah
Gustavo Henrique Barbosa Freire berhasil mencetak gol. Kendal Tornado FC kembali unggul 2-1 setelah Juan Pablo Morales Rengifo mencetak gol.
Atas kemenangan yang diraih, Kendal Tornado FC menempati posisi keempat klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026. Tim Laskar Badai Pantura mengoleksi 26 poin dari 14 pertandingan, hasil delapan kemenangan, dua kali imbang, dan empat kekalahan.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Rullin Keeltjes memberikan apresiasi atas semangat juang para pemainnya. Terlebih PSS Sleman bukan lawan yang mudah. Dirinya menilai PSS Sleman merupakan salah satu lawan terberat yang pernah dihadapi timnya.
"PSS Sleman memiliki pemain-pemain berpengalaman. Meskipun bermain 10 orang, mereka seperti bermain dengan 11 orang," kata Stefan Rullin Keeltjes saat jumpa pers usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis menilai permain kedua tim berjalan dengan baik. Kendal Tornado FC memiliki kualitas permainan yang bagus dan taktik yang luar biasa, sehingga membuat timnya agak kesulitan di awal babak pertama.
"Yang saya sayangkan, kedua tim bermain dengan kualitas yang bagus, tetapi dipimpin oleh wasit yang tidak bagus," tandas Ansyari Lubis.
Sejumlah keputusan wasit dinilai merugikan PSS Sleman. Wasit bahkan dinilai mengerjai timnya meski sudah bermain dengan 10 orang.
Editor : Tata Rahmanta