Marak Deepfake di Era AI, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik

Tim iNews Boyolali
Konvensi Humas Indonesia 2026 yang digelar Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) di Surakarta, Minggu (18/10/2026), Foto: inews Boyolali.id

SURAKARTA, iNewsBoyolai.id – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi dunia kehumasan. Di tengah derasnya arus informasi digital, praktisi humas dituntut semakin cermat menghadapi disinformasi, manipulasi persepsi, hingga penyebaran konten palsu berbasis AI atau deepfake.

Integritas, kejujuran, dan transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah perubahan lanskap komunikasi tersebut.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026 yang digelar Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) di Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu-Minggu, 17-18 Oktober 2026.

Konvensi tahun ini mengusung tema “Humas sebagai Daya Bangsa: Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Indonesia.” Forum tersebut mempertemukan para pemimpin, praktisi humas, akademisi, insan media, hingga generasi muda untuk membahas perkembangan dan tantangan komunikasi di era digital.

Ketua Umum Perhumas, Boy Kelana Soebroto, menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan komitmen terhadap etika komunikasi. Kecepatan penyebaran informasi melalui teknologi digital, menurutnya, tidak selalu menjamin kebenaran informasi yang diterima masyarakat.

Perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi menyesatkan dan memproduksi konten palsu yang sulit dibedakan dari informasi asli.

“Kejujuran, transparansi, dan integritas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat,” tegas Boy Kelana Soebroto.

Ia menambahkan, praktisi humas harus mampu menghadapi risiko disinformasi dan manipulasi informasi yang semakin berkembang seiring kemajuan AI.

“Informasi sekarang bisa menyebar dengan sangat cepat dan menjangkau jutaan orang. Namun, perkembangan ini juga membawa risiko disinformasi, manipulasi persepsi, hingga penyebaran konten palsu berbasis AI atau deepfake,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyambut baik penyelenggaraan Konvensi Humas Indonesia 2026 di Kota Surakarta. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi dan kualitas komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Konvensi Humas Indonesia menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan, memperkuat kompetensi, serta membangun komunikasi yang berkualitas di tengah perkembangan teknologi,” kata Astrid.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi dan pendekatan komunikasi yang lebih efektif, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Menurutnya, pertukaran gagasan antara praktisi, akademisi, pemerintah, dan generasi muda penting untuk memperkuat peran kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Antusiasme juga dirasakan peserta Konvensi Humas Indonesia 2026 asal Bogor, Nasywa Nazumi. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh wawasan baru mengenai dunia kehumasan.

“Saya senang bisa mengikuti Konvensi Humas Indonesia 2026 karena mendapatkan wawasan baru tentang dunia kehumasan, termasuk tantangan komunikasi di era digital,” ujar Nasywa.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan peserta sekaligus menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan praktisi humas dari berbagai daerah

Konvensi Humas Indonesia 2026 diharapkan mampu melahirkan praktisi humas yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan komunikasi di era kecerdasan buatan.

Di tengah semakin mudahnya informasi diproduksi dan disebarluaskan, humas dituntut tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga menjaga akurasi, etika, dan tanggung jawab dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Melalui komunikasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, humas diharapkan berperan penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mendukung kemajuan bangsa

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network