BOYOLALI, iNewsBoyolali.id — Sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 yang mengangkut sayuran terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di jalur menanjak di sebelah timur Dukuh Tarusari, Desa Tarubatang. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam kejadian ini.
Kepala Desa Tarubatang, Sabarno, mengatakan kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi keliru menginjak pedal saat kendaraan berhenti di tanjakan.
Saat itu, mobil milik Binah, seorang juragan sayur asal Dukuh Rejosari, Desa Tarubatang, sedang digunakan untuk mengangkut sayuran. Kendaraan berhenti di tanjakan karena proses menaikkan muatan.
Kondisi rem tangan kendaraan yang tidak berfungsi optimal membuat salah seorang anak diminta berada di ruang kemudi untuk menahan mobil dengan menginjak pedal rem.
Namun, ketika kendaraan hendak ditahan, anak tersebut justru keliru menginjak pedal kopling.
"Itu anaknya disuruh injak rem, tapi salah injak kopling. Ya sudah mblandang (meluncur) masuk jurang," kata Sabarno, Senin (5/10/2026).
Mobil kemudian bergerak mundur dan meluncur tak terkendali ke arah jurang. Pengemudi yang berada di dalam kabin berhasil melompat keluar sehingga selamat dari kecelakaan.
Camat Selo, Eko Dodi Apriyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.
"Pemilik mobil atas nama Bu Binah, juragan sayur Dukuh Rejosari, Desa Tarubatang. Tidak ada korban jiwa," ujar Eko.
Menurutnya, lokasi tersebut memiliki jurang dengan kedalaman total sekitar 30 meter. Namun, laju mobil tertahan oleh pohon suren pada kedalaman sekitar 10 meter.
Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak terperosok hingga dasar jurang. Mobil juga disebut masih dapat digunakan kembali setelah berhasil dievakuasi.
Usai kejadian, pemilik kendaraan bersama warga langsung melakukan evakuasi. Warga bergotong royong menggunakan tali tambang dan bantuan sebuah truk untuk menarik mobil dari jurang hingga kembali ke permukaan jalan.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk memastikan kondisi rem dan menggunakan kendaraan dengan lebih berhati-hati, terutama saat berhenti di jalur menanjak.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
