BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Aksi penjambretan yang menimpa seorang bocah taman kanak-kanak (TK) di Kampung Gudang Kapuk, RT 003/RW 008, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, terekam kamera CCTV. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.22 WIB itu kini masih dalam penyelidikan jajaran Polsek Boyolali Kota.
Korban berinisial NBJ (6) menjadi sasaran pelaku saat baru selesai bermain bersama teman-temannya dan hendak pulang ke rumah. Pelaku diduga merampas secara paksa kalung emas beserta liontin yang dikenakan korban sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Ibu korban, Ninik Lestari (34), mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar anaknya menangis histeris saat sedang membersihkan rumah.
"Kalung emas dan liontinnya diambil secara paksa. Kejadiannya terekam CCTV milik tetangga. Anak saya saat itu habis bermain dan mau pulang ke rumah," ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurut Ninik, kalung emas beserta liontin yang dibawa kabur pelaku memiliki berat sekitar 4,5 gram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Ia mengaku kejadian tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi putranya. Bahkan, teman-teman korban yang menyaksikan aksi penjambretan itu juga ikut merasa ketakutan.
"Harapan saya pelakunya segera ditangkap dan diberi efek jera. Anak saya sempat trauma dan ketakutan, meski sekarang kondisinya sudah mulai membaik dan bisa kembali bersekolah," katanya.
Berdasarkan cerita korban dan anak-anak di sekitar lokasi, pelaku diduga sudah beberapa kali terlihat mondar-mandir di kawasan tersebut sebelum melancarkan aksinya.
"Kata anak saya dan teman-temannya, orang itu sering bolak-balik di lokasi. Kadang berdiri di tempat anak saya dijambret. Sepertinya memang sudah mengintai," ucap Ninik.
Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor matik. Pelaku mengenakan helm hitam, jaket hoodie abu-abu, celana jins, dan tas selempang hitam. Sebelum beraksi, pelaku sempat berhenti, melepas helm, lalu mengamati situasi sekitar sebelum merampas kalung korban.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Boyolali Kota, Iptu Budiarto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
"Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan. Semoga pelaku segera tertangkap," katanya.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan jalanan, terutama saat anak-anak bermain di luar rumah. Orang tua diminta mengawasi aktivitas anak serta menghindari memakaikan perhiasan mencolok kepada anak ketika berada di tempat umum guna meminimalkan risiko menjadi sasaran pelaku kejahatan
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
